Lebaran dan Mudik (Tips 02)

:: Selamat Berbuka Puasa ::

 

Sambil menikmati indahnya berbuka dan mempersiapkan kegiatan selanjutnya (untuk Tarawih), kesempatan ini Sophyan kembali mencoba menyajikan tips mudik. Masih berkisar ke tahap persiapan, prepare dan packing. Kali ini buat yang berawang-awang mudik dengan public transportation, seperti bis, kereta, bajaj, ojek, becak, dan odong-odong (::kidding!! hehe.. Maaf, untuk transportasi udara seperti pesawat, yang naik helikopter, atau naik layang-layang tidak dibahas di sini::)

 

Anda yang telah siap-siap untuk mengantri tiket bis mudik, waspada dan hati-hati memilih armada serta penyedia jasa angkutan. Bila memungkinkan, rencanakan menggunakan jasa angkutan yang aman dan nyaman, atau paling tidak yang sudah sering Anda percayai untuk perjalanan. Tiket dari jasa angkutan langganan Anda telah habis? Cari info dan rekomendasi tentang jasa angkutan, kemudian dengan bijak tentukan pilihan Anda, yakin dan mantapkan.

 

Hati-hati dan waspada, merupakan antisipasi terhadap kemungkinan terburuk. Misalnya masalah dalam perjalanan, masalah armada atau bis angkutan tentang kondisi dan rute perjalanan, hingga biaya atau harga. Jangan sampai Anda mengalami estafet berganti bis berkali-kali karena sering mogok, atau terpaksa memutuskan tidak melanjutkan perjalanan karena bis-nya tanpa tempat duduk alias lesehan, atau juga menempuh perjalanan 2kali lipat dari waktu seharusnya karena rute perjalanan yang tidak pasti. Yang mungkin paling penting, perhatikan biaya yang Anda keluarkan dengan fasilitas yang akan Anda peroleh.

 

 

Untuk packing, tidak ada yang istimewa barangkali, hanya saja yang perlu menjadi fokus Anda adalah; jangan meletakkan barang yang sangat penting di dalam tas yang kemudian jauh dari jangkauan atau akses pengawasan Anda. Bila Anda membawa beberapa tempat/tas, bila perlu berikan label tertentu pada tas-tas Anda. Sebaiknya bukan label nama, karena ada kemungkinan nama yang sama atau mirip dari pemudik yang satu tujuan dengan Anda. Berikan label yang unik, misalnya dengan gambar tertentu atau tulisan yang berupa kode. Jangan tempatkan terpisah tas-tas Anda, usahakan terkumpul pada area yang sama bila tidak memungkinkan untuk menaruhnya dekat dengan tempat Anda duduk. Kalau dirasa perlu, masukkan hp pada masing-masing tas Anda, sehingga memudahkan proses presensi dan pengecekan, tinggal miskol aja, hehehee..

 

Yang paling sensitif dan beresiko. Uang dan dompet. Tempatkan dompet pada kantong yang aman, dekat bahkan berhimpit dengan bagian tubuh sensitif. Bukan karena apa, hanya agar Anda terasa aneh atau bereaksi dengan sangat bergejolak dan meluap-luap, saat dompet Anda berubah posisi, seperti karena usaha ilegal (misal dengan sengaja oleh penjahat). Selanjutnya, bila Anda membawa uang berlembar-lembar (misalnya 3 lembar, hehee) atau berjamaah nan banyak sekali, tempatkan secara terpisah pada posisi-posisi yang aman, terlindung dan jauh dari jangkauan ancaman kejahatan. Taruh tersebar pada beberapa tas Anda, beberapa di kaos kaki, kiri, kanan, sebagian di bawah ketiak 🙂 , beberapa di kantung atau saku jaket Anda, beberapa di bawah kulit kalo bisa, sebagian dinyungsepkan (bahasa yang bener apa ya??) di rambut, atau di dalam mulut (yang ini sebaiknya jangan). Hal ini mengantisipasi kemungkinan tas Anda hilang, sehingga masih memiliki cadangan di beberapa titik dan tempat.

 

Metode penyimpanan ini mungkin juga dapat dipakai untuk Anda pemudik bermotor atau bermobil. Dan, tetap waspada terhadap orang sekitar Anda, meskipun sesama pemudik, orang yang baru dikenal, meskipun mengaku dari kampong yang sama, juga dengan berbagai daya upaya serta bentuk penipuan dan kejahatan. Selalu berhati-hati dengan jenis makanan, minuman atau berbagai potensi untuk kejahatan hipnotis seperti bau-bauan, lagu-laguan, atau mungkin benda-benda berirama lain. Berkomunikasi secara wajar dengan sesama teman perjalanan, dan tetap fokus pada kondisi Anda dengan berbagai perlengkapan yang Anda bawa.

 

Untuk penampilan, gunakan pakaian yang nyaman dan dapat melindungi tubuh Anda dengan baik. Bila Anda menempuh perjalanan pada malam hari, jangan lupakan jaket. Tidak perlu menggunakan pakaian yang berlebihan, seperti baju rangkap dua bolak-balik (kayak fotokopi!??), atau celana dengan lebihan 20cm (jadi gaya nyapu dan ngepel lantai, ehehee..). Sebisa mugkin, tidak menggunakan perhiasan karena mengundang marabahaya dan menambah kemungkinan menemui usaha kejahatan.

 

Tips prepare dan packing cukup sudah kami beberkan. Pembaca yang lebih expert tentang tips dan pengalamannya, mari berbagi. 🙂

Share To:  |  Digg  |  Google+  |  Lintas Me  |  Ping Google  |  Facebook  |  Twitter
Artikel yang Mungkin Berkatan :
  1. ajie: Start > search klik all fil...
  2. Rifki Taufik: kurang minat gan......
  3. agung: kenapa hp saya nexian g801 kal...
  4. diky yo: modem smartfren yang seperti i...
  5. Gudang Ilmu: wah, ini nih software yang say...
  6. Latif Ramadan: Gan software bisa jalan pake l...
  7. wahyu: @inod : nitip bantingin punya ...
  8. Kang Sophyan: Wuiih.. dibanting dengan kecep...
  9. tanpa nama: info yang bagus gan, bagus.. s...
  10. inod: SemarKamFreet . . . Smartfren...