SmartFren

SmartFren Connex Stabil?

:: Satu Lagi tentang SmartFren ::

Bagi yang sedang merasakan antilelet-nya SmartFren seperti digencarkan baru-baru ini melalui tagline barunya, SELAMAT. Bagi Anda yang tengah bersuka ria merasakan unlimited ngebutnya modem EVDO AC682 ini, SILAKAN download sebelum bertemu dengan sisi lain darinya.

Penasaran bagaimana kinerja MODEM ini setelah melalui masa gratis 1 bulan unlimited? Berikut ini sedikit sharing pengalaman, apa saja yang dirasakan secara pribadi sebagai pengguna SmartFren Connex AC682, beserta sedikit tips dan cara merawat-(baca:mengakali)nya.

Akan cukup mengagetkan (atau mengagumkan??) bila saya bilang SmartFren berbayar (setelah gratis unlimited 1 bulan) adalah absolutely different (even shocking, for extreme hehehee). Perbedaan sangat jelas terasa. Jangan mengharapkan download Anda lancar, buat sekedar nge-klik sana nge-klik sini browsing ringan saja sungguh cukup membuat dongkol. Bukan masalah sisa pulsa yang dipunya, tetapi benar-benar masalah koneksi yang gak bagus. Buat nge-klik satu link, tiba-tiba modem ini bisa disconnect (entah secara otomatis ataukah secara gaib). Saya sempat jengkel berlipat-lipat sebelum akhirnya tau saat mengecek status modem ini dengan klik icon di tray. Terpampang jelas ‘Click Here‘ : ‘CONNECT‘, yang berarti koneksi saya putus dengan sendirinya.

Saya mencoba mengganti (baca:membeli) jenis paket langganan yang lain, berharap mendapat perlakuan yang lebih baik. Ternyata tidak berbeda, masih mengalami masalah yang sama. Bahkan beberapa hari terakhir, saya merasakan koneksi yang benar-benar TIARAP alias MATI (cek screenshot). Grafik yang tiarap ini bukan karena tidak ada aktivitas pada browser saya. Faktanya adalah browser hanya menampilkan proses loading tiada henti, hingga akhirnya ‘error‘. Pada kesempatan lain, proses browser berjalan, tapi modem malah TIDUR, dimana ikon globe hijau berputar saat akses internet berubah menjadi ‘ZZ‘.


Mencoba mengganti/memindahkan modem ke port USB lain? Sudah berkali-kali. Uninstall-install ulang software?? Still not work!!

Kemudian saya mencoba-coba mengubah setting-nya. Pada pilihan jaringan, ‘mode‘ saya coba ganti ke ‘hybrid‘. Masih sama, belum ada perubahan. Ganti lagi ke ‘mode:1x‘, barulah koneksi (yang tentu saja tidak sebagus EVDO) berhasil saya dapatkan. ‘Bolehlah, daripada gak bisa konek internet’ pikir saya.


Well, analisis menurut ilmu otodidak saya adalah jaringan EVDO semakin sulit dipakai untuk akses. ‘Mode:Hybrid‘ yang menurut pemahaman saya adalah mode dengan kecepatan sedang, ternyata juga susah digunakan untuk koneksi. Hingga saya sadar bahwa Hybrid menyediakan kemungkinan bagi kita untuk menggunakan koneksi EVDO bila tersedia jaringan (sinyal EVDO), sementara sebenarnya kita menggunakan jaringan cdma (1x). Menurut saya, hybrid ini hanya membebani kinerja modem untuk mencari sinyal/jaringan saja, sehingga koneksi internet terabaikan. ‘Mode:1x‘ atau ‘cdma only‘ mungkin adalah solusi terbaik bagi pelanggan berbayar seperti saya. Dan sampai saat ini, saya (terpaksa) bertahan dengan koneksi cdma (1x) yang biasa-biasa saja untuk ber-internet.

Satu hal lagi yang mengganggu bagi saya adalah, tidak adanya tindak lanjut dan perlakuan yang baik bagi pelanggan yang membeli paket langganan tertentu (baik unlimited maupun volume based). Tindak lanjut dan perlakuan yang saya maksud adalah pemberitahuan kapan paket langganan yang sudah dipilih dan dibeli akan berakhir, juga tidak tersedianya fitur perpanjangan otomatis paket yang kita beli sebelumnya. Jadi, pelanggan harus mengandalkan ingatan kapan membeli paket dan kapan paket yang telah dibeli itu kadaluwarsa. Kita juga perlu sering mengecek masa aktif langganan agar tidak mengalami kejadian yang tidak mengenakkan.

Yang saya alami, pulsa yang seharusnya sisa 20ribu (setelah isi pulsa 50ribu dan mendaftar langganan paket premium unlimited mingguan 30ribu), ternyata habis tidak bersisa. Usut punya usut, 20ribu tersedot sebagai jumlah pulsa yang harus dibayar karena melakukan koneksi internet biasa tanpa berlangganan (tidak membeli paket), dimana tarif normal layanan data yang berlaku (satau saya) adalah s.d. Rp 1/KB.

Disayangkan sekali (setidaknya menurut saya) adanya curi kesempatan oleh operator untuk menghabiskan pulsa pelanggan seperti itu. Kita pengguna modem SmartFren tau, di saat pulsa habis, maka semua link atau halaman yang kita buka pada browser akan dialihkan ke website SmartFren (kalau tidak salah www.smartfren.com/data), dimana pelanggan diarahkan untuk mengisi pulsanya. Tapi, untuk sekedar mendapatkan notifikasi/pemberitahuan masa berakhirnya paket langganan kita sendiri tidak pernah ada, apalagi fitur perpanjangan otomatis untuk kenyamanan pelanggan. Really terrible!!

Jadi, Anda dapat simpulkan sendiri bagaimana kinerja modem ini selanjutnya. Kemudian dapat menjadi perhatian bagi kita sebagai pelanggan untuk tetap waspada menyikapi apa yang terjadi. :)
Bukan bermaksud menjatuhkan atau menjelek-jelekkan produk ini, tapi memang begitu yang saya alami.

Share To:  |  Digg  |  Google+  |  Lintas Me  |  Ping Google  |  Facebook  |  Twitter
Artikel yang Mungkin Berkatan :
  1. Rifki Taufik: kurang minat gan......
  2. agung: kenapa hp saya nexian g801 kal...
  3. diky yo: modem smartfren yang seperti i...
  4. Gudang Ilmu: wah, ini nih software yang say...
  5. Latif Ramadan: Gan software bisa jalan pake l...
  6. wahyu: @inod : nitip bantingin punya ...
  7. Kang Sophyan: Wuiih.. dibanting dengan kecep...
  8. tanpa nama: info yang bagus gan, bagus.. s...
  9. inod: SemarKamFreet . . . Smartfren...
  10. Om Didien: @Damm : Makasih atas informasi...