DAMPAK PENERAPAN BIOTEKNOLOGI

          Ada beberapa ilmu pendukung Bioteknologi itu sendiri, meliputi: mikrobiologi, biokimia, genetika, biologi sel, teknik kimia, dan enzimologi.

Ngerinya Bioteknologi

         Bioteknologi (pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan mahluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia), terutama rekayasa genetika, pada awalnya diharapkan dapat menjelaskan berbagai macam persoalan dunia seperti: polusi, pertanian, penyakit dan sebagainya. Akan tetapi dalam kenyataannya juga menimbulkan dampak yang membawa kerugian. Bagaimana dampak penerapan bioteknologi?

1.   Dampak terhadap Lingkungan

Pelepasan organisme transgenik (berubah secara genetik) ke alam bebas dapat menimbulkan berupa pencemaran biologi yang dapat lebih berbahaya daripada pencemaran kimia dan nuklir.

Dengan keberadaan rekayasa genetika, perubahan genotipe tidak terjadi secara alami sesuai dengan dinamika populasi, melainkan menurut kebutuhan pelaku bioteknologi itu. Perubahan drastis ini akan menimbulkan bahaya, bahkan kehancuran. “Menciptakan” mahluk hidup yang seragam bertentangan dengan prinsip di dalam biologi sendiri, yaitu keanekaragaman.

2. Dampak terhadap Kesehatan

Produk rekayasa di bidang kesehatan dapat juga menimbulkan masalah serius. Contohnya adalah penggunaan insulin hasil rekayasa telah menyebabkan 31 orang meninggal di Inggris. Tomat Flavr Savrt diketahui mengandung gen resisten terhadap antibiotik. Susu sapi yang disuntik dengan hormon BGH disinyalir mengandung bahan kimia baru yang punya potensi berbahaya bagi kesehatan manusia.

3. Dampak di Bidang Sosial Ekonomi

Beragam aplikasi rekayasa menunjukkan bahwa bioteknologi mengandung dampak ekonomi yang membawa pengaruh kepada kehidupan masyarakat.
Produk bioteknologi dapat merugikan petani kecil. Penggunaan hormon pertumbuhan sapi (bovine growth hormone : BGH) dapat meningkatkan produksi sapi sampai 20% niscaya akan menggusur peternak kecil. Dengan demikian bioteknologi dapat menimbulkan kesenjangan ekonomi.
Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, tembakau, kopi, cokelat, gula, kelapa, vanili, ginseng dan opium akan dapat dihasilkan melalui modifikasi genetika tanaman lain, sehingga akan dapat menyingkirkan tanaman aslinya. Dunia ketiga sebagai penghasil tanaman-tanaman tadi akan menderita kerugian besar.

4. Dampak terhadap Etika

Menyisipkan gen mahluk hidup lain memiliki dampak etika yang serius. Menyisipkan gen mahluk hidup lain yang tidak berkerabat dianggap melanggar hukum alam dan sulit diterima masyarakat. Mayoritas orang Amerika berpendapat bahwa pemindahan gen itu tidak etis, 90% menentang pemindahan gen manusia ke hewan, 75% menentang pemindahan gen dari hewan ke hewan lain.
Bahan pangan transgenik yang tidak berlabel juga membawa konsekuensi bagi penganut agama tertentu. Bagaimana hukumnya bagi penganut agama Islam, kalau gen babi disisipkan ke dalam buah semangka? Penerapan hak paten terhadap mahluk hidup hasil rekayasa merupakan pemberian hak pribadi atas mahluk hidup. Hal ini bertentangan dengan nilai-nilai budaya yang menghargai nilai intrinsik mahluk hidup.

          Pada intinya, tak ada satupun perbuatan/tindakan yang tidak memiliki dampak/akibat, sedangkan besar kecilnya dampak/akibat tersebut sudah pasti dirasakan oleh si pelaku dan orang-orang disekitarnya.

          Setuju atau tidak itulah fakta yang kami rasakan, 99,99% Petani dan Peternak yang tinggal di daerah saya masih bertani dengan cara TRADISIONAL, sedangkan hasil yang mereka peroleh sudah mulai tergeser bahkan tersaingi oleh produk-produk pertanian dari para petani modern. Lalu, mungkinkah mereka bertahan dengan keadaan yang demikian…?
Setujukah anda dengan hal yang demikian?

Sumber:
buku Mari Belajar Ilmu Alam Sekitar
IPA Kelas IX Depdiknas 2008
Share To:  |  Digg  |  Google+  |  Lintas Me  |  Ping Google  |  Facebook  |  Twitter
Category: Artikel
Artikel yang Mungkin Berkatan :
  1. Rifki Taufik: kurang minat gan......
  2. agung: kenapa hp saya nexian g801 kal...
  3. diky yo: modem smartfren yang seperti i...
  4. Gudang Ilmu: wah, ini nih software yang say...
  5. Latif Ramadan: Gan software bisa jalan pake l...
  6. wahyu: @inod : nitip bantingin punya ...
  7. Kang Sophyan: Wuiih.. dibanting dengan kecep...
  8. tanpa nama: info yang bagus gan, bagus.. s...
  9. inod: SemarKamFreet . . . Smartfren...
  10. Om Didien: @Damm : Makasih atas informasi...